sabtu , 24 maret 2012 pukul 14.50, merupakan waktu yang tak terlupakan oleh DP OSWAS Putra periode 2011-2012. pasalnya, jaros yang telah membantu kinerja Dewan pengurus selama kurang lebih 25 tahun itu, patah pada bagian tangkai pemukulnya (kurang lebih panjangnya mencapai 40 cm), sehingga jaros tidak bisa lagi berbunyi dengan normal, karna untuk sementara waktu penyambung antara tangkai pemukul dan daun jaros menggunakan rantai sepeda. hal tersebut tentunya sangat menarik perhatian seluruh santri ngabar.
kejadian ini bermula ketika salah satu DP OSWAS, Al-Akh Budianto (bag. penerangan, yang juga merangkap sebagai Ta’mir Masjid) memukul jaros intibah sholat ashar. penyebab pastinya kurang bisa dipastikan, namun dugaan sementara adalah karena jaros tersebut sudah termakan usia.
gambar: bagian dalam jaros yang patah dan digantikan menggunakan rantai



waduh…….kyak gempa bumi ja sampai mncpai 40 skla liter……..hehheheheeh
Sejarah baru telah terukir