Puasa prestasi, kalimat itulah yang kira-kira sedang “mampir” ke Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar.

Pelajaran berharga telah diraih oleh utusan dari pondok Ngabar yang bertandang di STEI TAZKIA Pada hari sabtu/12 Mei 2012 untuk mengikuti even perlombaan tingkat nasional yang diadakan oleh mahasiswa STEI TAZKIA Sentul city Bogor dalam rangkaian acara DINAR 2012 (Day of Islamic Economics Revival) cabang MHQ (Musabaqah Hifdhul Qur’an) tingkat 10 juz.

M. Amiruddin Dardiri, santri kelas V TMI yang pernah mengenyam pendidikan tahfidhul qur’an di Kudus itu, mendapatkan kepercayaan penuh dari Pondok untuk mengharumkan nama baik Ngabar. Meski gagal dalam penyisihan 12 besar, namun ia tetap bangga. “Meskipun belum berhasil, minimal kita mendapatkan pelajaran berharga sebagai oleh-oleh dari TAZKIA yang bisa dipersembahkan untuk Ngabar” ungkapnya.

Semoga hari esok menjadi lebih baik. Amin..!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *