Peringatan Nuzulul Qur’an atau turunnya Al-qur’an pada tanggal 17 Ramadhan lalu diperingati santri akhir tahun Tarbiyatul Mua’limin dan Mu’alimat Al-Islamiyah dengan mendengarkan siraman rohani dari mubaligh Ust. Imam Mubasyir. Acara yang diadakan di depan masjid Jami’ itu juga dihadiri oleh warga Ngabar. Dalam ceramahnya, Ust. Imam Mubasyir menjelaskan betapa pentingnya Al-Qur’an sebagai “Juklak” (Petuntuk Pelaksaan) hidup manusia. Disamping itu, beliau juga menyampaikan betapa pentingnya peran seorang santri sebagai pelajar pondok pesantren di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang mangkin melorot karena berbagai pengaruh luar yang sudah dijadikan adat oleh masyarakat. Beliau pun menyampaikan bahwa walaupun seorang santri yang pada dasarnya lebih ditekankan untuk mempelajari ilmu agama, tapi mereka mampu untuk terjun kedalam masyarakat di berbagai bidang, mulai dari bisnis hingga politik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *