Pondok Pesantren Walisongo – Bertepatan dengan penutupan Milad pondok yang ke-53 yang jatuh pada 02 Mei 2014 ini, diadakan Seminar Pelatihan Jurnalistik dan Launching Buku Panduan Umum Jurnalistik oleh pihak Departemen Publikasi Dewan Mahasiswa Darussalam Institute of Islamic Studies.
Seminar Pelatihan Jurnalistik dan Launching Buku yang dilaksanakan di Hall Center CIOS Universitas Darussalam Gontor menarik minat santri Ngabar untuk mengikuti acara tersebut. Diawali dengan undangan dari Alumni Ngabar, Ka’ Amiruddin Dardiri yang juga belajar di ISID Gontor, mengajak Santri Ngabar untuk membuka wawasan dan mendalami dunia Jurnalistik. Kesempatan seperti ini memang tidak bisa dilewatkan.
Acara yang seharusnya dimulai pada pukul 08.00, ternyata mundur hingga 09.00. Walau begitu tak menyurutkan antusiasisme peserta untuk mengikuti seminar tersebut. Bpk. Holili Habibi, selaku pimpinan Redaksi inpasonline.com yang memulai pembicaraan. Dilanjutkan oleh Bpk. Cholis Akbar selaku Redaktur Pelaksana hiyatullah.com dan istirahat sebentar untuk Sholat Jum’at dan makan siang.
Acara dimulai lagi pada pukul 14.00, dan dimulai oleh Ka’ Amiruddin Dardiri, sebagai MC pada seminar hari itu. Pembicara ketiga dibawakan oleh Bpk. Bambang Subagyo, selaku Redaktur Majalah hidayatullah, dan terakhir diadakannya sesi Tanya jawab. Seminar selesai pada pukul 16.30. Dan para peserta keluar ruangan dengan wajah puas.
Dari seminar tersebut banyak pelajaran yang bisa diambil, seputar dunia ke-Jurnalistik-an. Dari mulai tehnik wawancara, persiapan apa sebelum memulai wawancara, bagaimana menjadi wartawan yang baik dan professional hingga tehnik menciptakan berita yang bisa diterima oleh surat kabar dan media cetak pada majalah-majalah pada umumnya. Ini juga menambah wawasan, terutama bagi kami, santri Ngabar dalam semangat menulis.
Ya, menulis itu memang penting. Setiap orang membaca itu tidak selalu menulis, tapi orang yang menulis pastilah membaca. Itulah pentingnya arti menulis.
