Setelah vacum selama hampir satu bulan karena ujian pertengahan tahun, pada tanggal 13 Februari 2014 lalu,kegiatan latihan pramuka pondok pesantren “Wali Songo” Ngabar Kembali dibuka.
Upacara pembukaan latihan pramuka yang dilaksanakan di lapangan hijau Ngabar diikuti oleh seluruh santri kelas I hingga kelas V bahkan santri MI Mamba’ul Huda. Upacara ini dihadiri oleh Ust. KH.Moh. Ihsan, M.Ag dan sebagain staf dewan pengajar MI Mamba’ul Huda serta Asatidz dan Ustazat lainnya

SAMSUNG CAMERA PICTURES

dari upacara ini, membuktikan bahwa santri Ngabar tidak kalah hebat dalam bidang kepramukaan. Hal ini terbukti dari besarnya Pionering* berbentuk tunas kelapa yang ditempatkan dilapangan tersebut. Selain itu, penampian formasi barisan pasukan Pengibar Bendera sebelum mengibarkan bendera  dan penampilan Drumband Putri juga turut menunjukan bahwa kualitas pramuka Ngabar tidak bisa diremehkan lagi. Penampilan dari SAWAS (Salto Wali Songo) juga turut memeriahkan acara tersebut. Dengan menampilkan skill atletik yang bahkan santri kelas satu tunjukan dengan bersalto kebelakang

Upacara yang dibinai oleh Drs. Khudlori HF  ini menunjukan pula bahwa seluruh santri Ngabar mempunyai kecintaan terhadap Pramuka. Hal ini dapat dilihat ketika santri yang walaupun diguyur hujan saat upacara hampir selesai tetap berbaris ditempatnya. Diakhir amanatnya, Drs. Khudlori HF menginstruksikan agar petugas untuk upacara penutupan latihan pramuka mendatang adalah santri MI Mamba’ul Huda. Entah, perkataan ini hanya sekedar guyonan atau memang akan dibuktikan oleh santri MI mamba’ul Huda. MARI KITA LIHAT NANTI!!!

pionering: Tongkat-tongkat yang diikat dengan simpul dari tali dan membentuk suatu bentuk. dulu keahlian pionering digunakan oleh tim ekspedisi atau tim penjelajahan yang berangkat pertamakali. dan membuat berbagai keperluat dan alat dengan keahlian ini, mis: jembatan untuk menyeberang untuk digunakan oleh tim yang datang setelahnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *