OSWAS Putra (5/2) Man yazro’ yahsud itulah mahfudzot yang tepat untuk mengambarkan kesuksesan acara Musabaqoh Da’i Ngabar, acara ini adalah acara bagian penerengan mental spiritual (BPMS) OSWAS untuk mencari bakat berda’wah yang terpendam dalam diri santri.

Acara ini dilaksanakan dari hari Kamis, 28 Januari s/d Kamis, 5 Februari 2016 yang bertempat di asrama santri putra dan finalnya dilaksanakan di koah atau auditorium PPWS. Dan acara ini dihadiri oleh Pimpinan Pondok Al-Ustad Moh. Ihsan, M.Ag , Al-Ustad Moh. Tholhah, S.Ag, Direktur TMI Ust. Imron Rosyidi, M.Si, Ust. Said Abadi, LC dan jajaran Ustad Majlis Pembimbing Santri (MPS) Putra. Dan yang menjadi juri yakni Ust. Imron Rosyidi kategori pidato bahasa inggris, ustad. Said abadi, LC untuk kategori bahasa arab, dan ustad taufik untuk kategori bahasa Indonesia.

Tujuan dilaksanakannya acara ini yakni mencari kader da’I yang unggul dalam segala hal, menumbuhkan pentingnya da’wah supaya santri lebih aktif, kreatif, dan inovatif dalam berda’wah

Dalam setiap acara pasti ada manis dan pahit begitu pula Musabaqoh Dai’ Ngbar, ketika eliminisasi pertama banyak juri dan santri yang masih bingung karena kurangnya persiapan dari BPMS OSWAS. Dan ketika eliminasi ke dua sudah agak meningkat dan banyak inovasi dari BPMS OSWAS, dan ketika final inovasi kreatifitas dan semangat mejadi satu dan menjadikan final Ngabar Mencari Da’I menjadi meriah dan sukses.

Finalis dari Musabaqoh Da’I Ngabar ini ada enam orang yang terbagi kepada tiga bahasa yakni dua finalis pidato bahasa Indonesia, dua finalis pidato bahasa inggris dan dua finalis pidato bahasa arab. Dan juara pertama pidato bahasa Indonesia diraih oleh M. Saiful kelas tiga dari anak samarinda (ASMADA) dan juara kedua diraih oleh adi kelas tiga dari Palembang, juara pertama pidato bahasa inggris diraih oleh fikri zulfikar kelas tiga dari bandung dan juara kedua diraih oleh alwi dahlan kelas tiga dari karawang, dan juara pertama pidato bahasa arab diraih oleh M. Husni kelas tiga dari riau dan juara kedua diraih oleh ka’ afifudin kelas tiga intensif b dari Jakarta.

Juara pertama meraih mendali, piala, bingkisan, piagam dan juara kedua meraih piagam, bingkisan dan mendali tanpa piala. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Drs. Imron Rosyidi, M.Si secara terurut.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *